Diposkan pada Teknologi

Free Software Ecosytem #1 : Memilih Operating System

  • Bagi anda yang ingin meninggalkan yang haram,

karena tidak ada lagi ada pilihan setelah keputusan Allah dan Rosulnya

  • Bagi Anda yang ingin meninggalkan keraguan dan  syubhat,

karena khawatir terjatuh pada yang haram

  • Bagi Anda yang ingin menghormati HAKI,

Tidak hanya ingin dihormati

  • Bagi Anda yang ga memiliki uang,

Karena sekarang sudah ada alternatif maka tidak ada lagi keterpaksaan hanya karena beberapa rupiah

  • Bagi Anda yang ingin menghemat pengeluaran,

Karena masih banyak yang bisa kita manfaatkan dari uang tersebut dari pada sekedar membeli OS

Operating System atau bisa disingkat OS adalah bagian paling penting dari software, dia adalah bagian yang paling dasar pada software komputer sehingga semua hardware dapat terhubung dan kita bisa berinteraksi dengan komputer dan menjalankan program atau aplikasi di dalamnya.

Operating sistem berfungsi mengatur semua resource yang ada agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya, mulai dari alokasi CPU, Ram, harddrive, dsb.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/4/43/Windows_10_build_10240_(RTM).png

OS yang sering kita jumpai adalah dari microsoft windows mulai dari DOS, windows (3.1), 95, 98, me, 2000, xp, vista, atau windows 7, windows 8 dan 8.1, dan yang terakhir windows 10.

https://i1.wp.com/images.indianexpress.com/2015/06/os_xelcapitannew_big.jpgKemudian dari apple (mac OS X) yang sekarang sudah sampai 10.xx El Capitan

https://catatankemal.files.wordpress.com/2016/05/2b2ae-1448026963685.png?w=840Linux dengan berbagai distronya yang terkenal adalah ubuntu dengan berbagai flavor DE-nya (xubuntu, lubuntu, ubuntu gnome, ubuntu mint dll), redhat, mageia, mint, arc, suse, dan khusus . Kemudian UNIX dan Free BSD.

https://i0.wp.com/www.lintasteknologi.com/wp-content/uploads/2015/11/Operating-System-Smartphone-Komputer.jpg

Kalau OS di smartphone dan tablet kita mengenal Windows Phone, BB OS 4 sd OS 7 Dan BB 10, kemudian IOS untuk produk Apple, dan yang paling banyak tentunya Android dari Donut hingga Marshmallow, serta beberapa OS yang jarang kita dengar seperti TIZENnya samsung, sailfish OS dari Jolla, Ubuntu Phone dll.

Ada banyak sekali pilihan OS Sistem di dunia ini, dan tentu menghabiskan waktu, pikiran, dan tenaga kalau kita bahas satu persatu. Bagi kebanyakan orang yang paling penting adalah komputer mereka bekerja atau dengan kata lain Hey its works?

Oleh karena itu saya hanya akan membahas OS sistem yang saya pilih dari berbagai pengalaman coba coba, mencari ilmu di Internet dan berbagai buku, naya kanan kiri, dan terutama menerapkannya di perusahaan, pesantren, sekolah, dan yayasan yang saya kelola, yaitu UBUNTU.

https://i1.wp.com/itsfoss.com/wp-content/uploads/2016/04/best-features-ubuntu-16-04.jpg

https://i0.wp.com/fossbytes.com/wp-content/uploads/2016/01/ubuntu-16.04.jpgMengapa saya menggunakan UBUNTU?

https://lh3.googleusercontent.com/-BXOgnvTyaRo/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAAA/uhVB5Xcc_G8/photo.jpg1. Its Free

Ubuntu Os dapat diperoleh secara gratis dan legal,  jadi terhindar dari Fatwa haram Lajnah yang dipimpin Syaikh Inbu Baz mengharamkan sofware bajakan.

Pada awalnya saya memilih menggunakan windows, dengan cara membeli komputer second yang sudah ada windows Aslinya (ada 3 laptop yang saya beli waktu itu dua thinkpad satu dell) atau beli windows yang paling murah yaitu windows 7 starter edition.

lalu akhirnya saya meninggalkan hal ini karena :

  • Kadang saya butuh komputer baru, dan seringnya merakit sendiri,
  • Windows 7 starter edition (skr 900rban) sangat miskin fitur, ganti wallpaper aja ga bisa (gubrak) gimana dengan buat jaringan ? padahal saya sangat perlu buat jaringan untuk usaha waktu itu.
  • Walau saya sudah beli OS asli, software lain yang saya gunakan di Windows juga gratisan, mulai dari aplikasi office, photo and vector editing, accounting, hingga web desainer. lalu buat apa beli OSnya? lah semua sofwarenya di Ubuntu juga ada?
  • Waktu itu dan sekarang saya menggunakan modal orang, rasanya kalau masih bisa yang gratis kenapa harus bayar, demikian pula ketika untuk pesantren dan sekolah saat ini, ini adalah dana ummat, sebagian lagi waqaf, rasanya sayang sekali kalu dihabiskan untuk beli os dan software pendukung, sedangkan masih banyak yang kita butuhkan, dan jauh lebih bermanfaat. belum kalau kita alihkan dana tersebut untuk subsidi anak yatim atau menambah kesejateraan guru dan karyawan.

2. Its Easyhttps://i0.wp.com/teacherentrepreneur.com/wp-content/uploads/Easy-Button.png

Ini adalah faktor kedua terpenting, dulu linux dikenal dengan susah, dan memang benar, ditambah lagi mental senior dan orang orang yang mengenalkan linux kebanyakan geek, yang bangga sekali menunjukkan kehebatan mereka make terminal, dulu saya pernah belajar ada masalah dikit nanya ke senior jawabannya gampang Compile aja langsung dr source code, gedubrak, alhamdulillah waktu itu saya sudah ga lagi mendalami komputer karena sadar diri waktu terbatasi dan ada bidang lain yang ingin saya kembangkan selain kuliah (mempelajari agama)

Bayangin kalau hal begini dilakukan oleh average Joe, ibu karyawan, ibu rumah tangga, atau pelayan indomart?

Sekarang keadaan jauh berbeda, modern OS dipelopori Oleh Apple sangat menekankan pada ease to use alias kemudahan penggunaan. Dan Ubuntu mengambil jejak yang sama fokus pada mainstream dan average Joe, jadi bagi Anda yang sudah terkena stigma bahwa linux itu susah maka saya katakan sama susahnya dengan windows kalau ingin menguasai, tapi kalau sekedar bisa menggunakan Ubuntu jauh lebih mudah dari windows, anak saya umur 3 tahun juga sudah bisa menggunakannya, demkian pula Istri, karyawan, dan staf pesantren yang pernah saya pimpin dulu, dan sekolah yang saya pimpin sekarang.

jangan Ragu ganti OS, bukankah sekarang anda sudah terbiasa ganti OS? dari Symbian Nokia, ke Blackberry, ke Android atu IOS atau Windows Phone, atau minimal ganti louncher, skin android dari satu merek ke merek yang lain? perlu beberapa saat saja dalam penyesuaian. apalagi sekarang jamannya Cloud Computing.

 https://i0.wp.com/www.ipuc.org.co/ImagenesFuentes/iVista_Pack/PNG/Alarm/Good%20or%20Tick.png            3. Its Good
Ubuntu semenjak 11.04 (tahun 2011) sudah jauh berbeda dan jauh lebih mudah dibanding dulu, apalagi sekarang yang 16.04, dengan penyempurnaan selama lima tahun, sudah sangat nyaman dan stabil bekerja di Ubuntu, saya ga pernah menjumpai BSOD di Ubuntu (Black Screen of Death) macam di windows dulu. pilihan software yang lengkap dukungan hardware yang mumpuni, dan di maintance selama 5 tahun.

4. Its Popular
Mengapa Popularihttps://i2.wp.com/www.ultimatespelling.com/wp-content/uploads/2015/04/like-all.pngtas Penting?

Berbeda dengan produk berbayar, produk opensource sangat bergantung pada koomunitas, sehingga  dengan Popularitas yang tinggi maka akan banyak dukungan dari vendor hardware maupun software. selain itu popularitas akan menyebabkan banyakanya dukungan Komunitas contoh situs (askubuntu.com), perumpamaannya seperti kita beli Handphone atau motor merek terkenal dan banyak pemakainya, biasanya kl ada masalah lebih gampang dibandingkan merk yang pemakainya sedikit.

             https://i2.wp.com/zentera.net/wp-content/uploads/2015/10/Canonical.png5. Its Backed By Canonical

Dukungan Finansial dari sebuah perusahaan sangat penting bagi project opensource skala besar semisal OS ini, dukungan dan backing dari Perusahaan resmi lebih menjamin keberlangsungan OS, contoh windows, ios, dan linux Android, dengan backing dari microsoft, apple, dan google (sekarang alphabet) kita lebih yakin dengan prospek jangka panjang perusahaan tersebut. betapa banyak Distro dan program yang tidak dilanjutkan, tidak di maintenance, layu sebelum berkembang, atau bahkan tidak sampai ke consumer, baik karena foundernya pergi telah tiada, atau foundernya pecah kongsi.

Yup, itulah sekelumit alasan saya memilih Ubuntu sebagai dekstop untuk pekerjaan sehari hari, untuk artikel yang akan datang, akan saya bahas mengenai cara mudah instalasi Ubuntu. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, semoga bermanfaat.

Iklan

Penulis:

Seorang Hamba Allah yang berusaha mengamalkan ajaran Rosulnya Hidup itu perjuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s